Seorang pedagang sayur di Tangerang terciduk oleh aparat kepolisian lantaran terbukti mengedarkan obat keras tanpa izin—Tramadol dan Hexymer. Awalnya, pria tersebut dikira hanya menjalankan usaha kuliner harian seperti biasa, namun penyelidikan intensif mengungkap praktik ilegal yang berlangsung diam-diam di balik aktivitas jual beli sayurannya.
Tramadol dan Hexymer merupakan obat psikotropika yang sering disalahgunakan karena efeknya yang menimbulkan euforia dan ketergantungan. Keduanya termasuk dalam daftar obat keras yang penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter. Namun, pelaku diduga menjualnya secara bebas kepada kalangan muda dan pecandu dengan harga yang cukup menggiurkan, memanfaatkan kedok sebagai penjual sayur keliling untuk menghindari kecurigaan warga sekitar.
Polisi berhasil membekuk pelaku setelah mendapat informasi dari masyarakat dan melakukan operasi penyamaran. Dalam penggeledahan, petugas menemukan puluhan butir Tramadol dan Hexymer siap edar di rumahnya. Kini, tersangka terancam pasal berlapis terkait penyalahgunaan narkotika dan psikotropika sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa peredaran narkoba bisa menyusup lewat profesi apa pun, bahkan yang tampak paling tidak mencurigakan sekalipun. Masyarakat diminta waspada dan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Sementara itu, bagi yang mencari hiburan legal dan aman, Indobet menawarkan pengalaman bermain slot online dengan sistem fair play dan bonus menarik. Kunjungi disini untuk info lebih lanjut.