Survei Indikator Politik Indonesia periode 15-21 Januari 2026 terhadap 1.220 responden WNI usia 17 tahun ke atas tunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto capai 79,9 persen (13 persen sangat puas, 66,9 persen puas), dengan margin error 2,9 persen. Angka stabil dibanding Januari 2025, unggul atas kepuasan SBY/Jokowi awal masa jabatan.
Faktor Dukung Kepuasan Tinggi
Peneliti utama Burhanuddin Muhtadi jelaskan approval rating kuat dari warisan Jokowi plus basis Gen Z (71 persen pilih Prabowo per exit poll). Alasan utama: 17,5 persen sebut pemberantasan korupsi, 15,6 persen bantuan sosial, 11 persen program kerja bagus. Jawa11 apresiasi legitimasi kuat ini, tapi kritis: kepuasan 80 persen bulan ketiga wajar honeymoon effect—apakah bertahan saat harga BBM naik atau MBG inflasi 2026, atau cuma euforia bantuan cashless tanpa data pengurangan kemiskinan konkret 5-10 persen?
Perbandingan Historis
Lebih tinggi Jokowi 2014 (75 persen), Burhanuddin bilang efek koalisi gemuk plus Gen Z solid. Namun 17,1 persen kurang puas sinyal kritis urban/milenial.
Implikasi Politik 2026
Kepuasan tinggi beri modal reformasi besar, tapi pengamat desak ukur nyata: berapa kasus korupsi turun 20 persen, atau lapangan kerja baru 2 juta—tanpa itu, angka survei cuma popularity contest.
Tantangan Tahun Pertama
Sukses ukur kepuasan stabil 75 persen akhir 2026 meski ekonomi global resesi, bukan puncak euforia doang.
Lihat survei kepemimpinan global di CNN. Kembali ke Beranda.